Gudang kembang api terbakar di Tangerang,47 tewas

2019-05-22 08:29:02 篁曲 26
2017年10月26日下午4:00发布
更新时间:2017年10月27日上午9:11

Sejumlah petugas tiba di gudang kembang api yang terbakar di Kosambi,Tangerang,Kamis(26/10)。 FOTO oleh Ratu Selly / Rappler

Sejumlah petugas tiba di gudang kembang api yang terbakar di Kosambi,Tangerang,Kamis(26/10)。 FOTO oleh Ratu Selly / Rappler

雅加达,印度尼西亚(更新)-Gudang kembang api yang berdiri di Kompleks Pergudangan 99 di Jalan Raya Salembaran,Cengklong,Kosambi,Kota Tangerang,Banten,terbakar pada Kamis pagi ini。

Akibatnya,sampai pukul 18:15 WIB,47 orang tewas dilaporkan dalam insiden mengerikan ini。 “Sekarang jenazah akan dibawa ke RS Polri,”kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Nico Afinta di lokasi ledakan,Kamis 26 Oktober 2017。

Selain korban tewas,kebakaran gudang kembang api ini juga menyebabkan sedikitnya 43 orang terluka。 Sejumlah korban yang mengalami luka tersebut antara lain M.Agis(21),Ason(24),Suwandi(20),Wildan(22),dan Fahmi(20)。

Kelima korban yang mengalami luka bakar tersebut kini telah dikarikan ke Rumah Sakit Mitra Husada。 Sementara korban lainnya dilarikan ke RS Mitra Husada,dan RSIA Bun。 Argo mengatakan sampai saat ini pihaknya masih mendata berapa jumlah pasti korban jiwa dan luka dalam kebakaran ini。

FOTO:

Api diduga menjalar dari depan gudang

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan api diduga menjalar dari bagian depan ke belakang gudang。 Ini bisa dilihat dari posisi korban tewas yang berada di bagian belakang gudang。

“Lalu korban pada posisi hampir menumpuk di belakang,terlihat menghindari api sehingga menumpuk di sana,”katanya di lokasi。

Sementara gudang yang terbakar tersebut diketahui milik PT。 Panca Buana Cahaya Sukses。 Perusahaan milik Indra Liyono(40 tahun)ini bergerak di bidang pembuatan kembang api kawat。“Pemilik atas nama Indra Liyono,”kata Argo Yuwono。

Gudang tersebut belum lama beroperasi。 Kebakaran itu sendiri berhasil dipadamkan sekitar pukul 12:00 WIB setelah diketahui menyala sekirat pukul 08:30 WIB。 “Gudang sudah beroperasi hampir 2 bulan sebelumnya,”katanya。

Keluarga korban diminta ke RS Polri

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Komisaris Besar Umar Shahab mengatakan saat ini pihaknya masih mengidentifikasi jenazah korban yang telah dikirim ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati。

Keluarga korban yang mencari keluarganya,menurut Umar,bisa mendatangi sentral visum RS Polri dengan membawa data gigi。 “Karena puluhan korban enggak teridentifikasi kecuali dengan data gigi,”kata Umar。

Pemilik gudang diperiksa

Kapolresta Tangerang Harry Kurniawan saat mendatangi lokasi gudang yang terbakar di Kosambi,Kamis malam(26/10)。 Foto oleh Adinda Nabila / Rappler

Kapolresta Tangerang Harry Kurniawan saat mendatangi lokasi gudang yang terbakar di Kosambi,Kamis malam(26/10)。 Foto oleh Adinda Nabila / Rappler

Kapolres Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Polisi Harry mengatakan saat ini pihaknya tengah memeriksa pemilik gudang Indra Liyono。

“Sekarang diperiksa di Polsek Teluk Naga,”kata Kapolres Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Polisi Harry Kurniawan,Jumat 27 Oktober 2017。

Harry pemeriksaan dilakukan untuk meminta keterangan Indra terkait perizinan perusahaan dan standar prosedur keselamatan pekerja。

Saat kebakaran terjadi,Indra mengatakan dirinya sedang berada di Malaysia。 Selain Polresta Tangerang,Polda Metro Jaya juga akan memeriksa Indra Liyono。

-Rappler.com