Protes tradisi adu bagong,aktivis peduli satwa diancam disantet

2019-05-22 11:03:04 袁咱忿 26
2017年10月26日下午3:11发布
2017年10月26日下午3:11更新

Massa yang tergabung dalam Yayasan Scorpion Indonesia melakukan aksi demonstrasi menolak tradisi Adu Bagong di depan Gedung Sate,Bandung,Jawa Barat,Senin(23/10)。 FOTO oleh Novrian Arbi / ANTARA

Massa yang tergabung dalam Yayasan Scorpion Indonesia melakukan aksi demonstrasi menolak tradisi Adu Bagong di depan Gedung Sate,Bandung,Jawa Barat,Senin(23/10)。 FOTO oleh Novrian Arbi / ANTARA

BANDUNG,印度尼西亚 - Yayasan Scorpion印度尼西亚memprotes tradisi adu bagong yang masih digelar di sejumlah daerah di Jawa Barat。 Mereka menuntut Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melarang tradisi tersebut。

Tuntutan lembaga pemerhati satwa itu disampaikan dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate,Senin 23 Oktober 2017 lalu。 Namun protes itu kemudian memicu intimidasi dan ancaman terhadap Marison Guciano,juru bicara Yayasan Scorpion Indonesia。

Kepada Rappler,Marison mengaku mendapat puluhan pesan yang berisi intimidasi dan ancaman dari para pelaku dan pencinta tradisi adu bagong。 Perbuatan yang bisa disebut persekusi itu ia terima melalui akun Facebook pribadinya。

“Saya mendapat ancaman karena dianggap telah menghancurkan tradisi lokal。 Banyak pesan masuk ke Facebook saya yang berisi ancaman,“ujar Marison melalui aplikasi whatsapp,Kamis,26 Oktober 2017。

Marison menunjukan kata-kata ancaman yang diterimanya,mulai dari kata-kata kasar yang melecehkan hingga ancaman kekerasan fisik。 Bahkan,ada yang mengancam menyantet dan berniat mendatangi rumahnya。

“Foto saya sudah mereka sebar dan ada yang mau mencari alamat saya,”ungkap Direktur Investigasi Yayasan Scorpion Indonesia itu。

Kendati merasa keselamatan jiwanya terancam,namun Marison belum berniat melaporkan kasus itu ke polisi。 Ia ingin melihat sejauh mana tindakan intimidasi dari kelompok pendukung adu bagong ini terhadap dirinya。

Marison menilai ulah sekelompok orang itu akibat ketidakpahaman mereka bahwa praktek adu bagong itu sebuah kekeliruan。 Marison双关语bertekad pihaknya tidak akan surut memperjuangkan nasib para satwa yang mendapat kekejaman dari manusia。

“Tapi saya tetap tidak akan mundur agar adu bagong dan segala bentuk kekejaman terhadap hewan bisa segera berakhir。 Kepentingan dan nasib hewan-hewan yang tidak berdaya harus tetap disuarakan dan diperjuangkan,“kata Marison。

Berikut beberapa ancaman yang diterima Marison melalui aplikasi Messenger di akun faceboknya。

“Abang yg演示terhadap seni budaya sunda。 Tolong minta no tl p nya bang。 Tolong alamat kantor kamu bang sya minta。 Ini menyangkut seni bang,abang mau menghilangkan seni dan budaya orang sunda,kami kejar abang,“kata warganet berinisial D.

“Bisanya meresahkan warga sja。 Klo lho berani jgn demo di Gedung Sate。 Klo lho berani pnya nyali。 演示adu bagong。 Klo lho pgen mukanya benjut,“tulis YH

“Bilih aya nu bade nyantet fotona seu'er kang(Kalau ada yang mau nyantet fotonya banyak kang),”kata MI sambil melampirkan foto Marison。 --Rappler.com