Pilgub Jabar:Syarat'ajaib'Menteri Susi未成年人

2019-05-22 07:24:25 钦铠 26
2017年10月25日下午1:23发布
2017年10月25日下午1:23更新

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melambaikan tangan saat acara Tutup Sasi di laut Desa Lonthoir,Pulau Banda Besar,Kepulauan Banda,Kabupaten Maluku Tengah,Maluku,Minggu(22/10)。 FOTO oleh Embong Salampessy / ANTARA

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melambaikan tangan saat acara Tutup Sasi di laut Desa Lonthoir,Pulau Banda Besar,Kepulauan Banda,Kabupaten Maluku Tengah,Maluku,Minggu(22/10)。 FOTO oleh Embong Salampessy / ANTARA

BANDUNG,印度尼西亚 - Nama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti santer diberitakan akan maju dalam bursa pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018。

Susi disebut-sebut akan maju dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan(PDIP)yang memiliki 20 kursi DPRD Jawa Barat,syarat minimal bagi partai untuk mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat。

Rencana pencalonan Susi oleh PDIP ini tak ditampik oleh Ketua DPD PDIP Jawa Barat TB Hasanuddin。 Namun Susi ternyata mengajukan syarat kepada PDIP。

“Kata Bu Susi,kalau Bandung dipindahkan ke Pangandaran,saya siap。 Saya bilang,masih喇嘛。 Ibukota Jawa Barat masih di Kota Bandung,belum digeser ke Pangandaran,“kata Hasanuddin sambil tertawa。

Seloroh tersebut disampaikan Hasanudin saat memberikan sambutan dalam acara penjaringan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat yang digelar PDIP di Hotel Horison,Kota Bandung,Rabu 25 Oktober 2017。

Dalam acara ini sejumlah tokoh yang berniat maju dalam bursa Pilgub Jabar diundang untuk menyampaikan gagasannya,termasuk Menteri Susi。 Namun Susi tak hadir。 Tokoh lain yang diundang yakni Netty Heryawan,isteri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan。 Namun Netty juga tidak hadir。

Tokoh lain yang hadir di acara ini yaitu Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar,Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi yang juga menjabat Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat,Anggota DPR RI Komisi X Puti Guntur Soekarno,Wakalemdiklatpol Mabes Polri Anton Charliyan,Bupati Majalengka,Sutrisno,Sekda provinsi Jawa Barat,Iwa Karniwa,Sekretaris umum DPD PDIP Jabar Abdi Yuhana,dan Ketua Kadin Jabar Agung Suryamal。

Kehadiran Anton Charliyan sebagai salah satu bakal calon yang hadir menegaskan keinginan mantan Kapolda Jabar itu untuk berkiprah di politik。 Kepada Rappler,Anton mengatakan kehadirannya untuk memenuhi undangan dari partai berlambang kepala banteng itu。 Anton mengaku sudah mendapat izin dari Kapolri。

“Undangannya kan disampaikan ke Kapolri。Jadi saya sudah mendapat izin untuk memenuhi undangan ini,”kata Anton。

Kehadiran Dedi Mulyadi juga cukup menarik perhatian。 Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat,kehadirannya dalam proses penjaringan mengesankan belum adanya restu dari partainya。 Namun Dedi membantahnya。 “Enggak,Ini kan memang awalnya Golkar koalisi dengan PDIP,”ujarnya singkat。

散文penjaringan ini dihadiri oleh pendukung masing-masing bakal calon dan juga masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh tentang gagasan yang akan disampaikan bakal calon。 -Rappler.com