Tiongkok:Kami memahami sikap Menteri Susi

2019-05-22 06:14:03 练遣 26
2017年10月24日下午12:43发布
2017年10月24日下午12:43更新

厦门大学Suasana diskusi yang berlangsung di。 Foto oleh Uni Lubis / Rappler

厦门大学Suasana diskusi yang berlangsung di。 Foto oleh Uni Lubis / Rappler

XIAMEN,Tiongkok - 印度尼西亚masih dianggap memiliki status dominan di Asia Tenggara。 Dalam posisi itu Pemerintah Tiongkok berupaya menjaga hubungan baik dengan Pemerintah Indonesia。 “Tentu ada masalah,potensi sengketa,tapi kami selalu memilih negosiasi dan bekerjasama,”kata XU Ke,asisten profesor di厦门大学。

Pakar di jurusan hubungan internasional Universitas terbesar di Provinsi福建ini banyak melakukan riset studi kerjasama keamanan maritim dengan印度尼西亚,terutama dengan Universitas Indonesia。

“Meskipun masalahnya kompleks,Pemerintah kami tentunya berupaya memahami kebijakan Menteri Susi yang menenggelamkan kapal ikan asal Tiongkok yang mencari ikan di perairan Indonesia secara ilegal,”kata XU Ke,saat menjawab pertanyaan Rappler。

Sejumlah编辑媒体asal Indonesia berkunjung dan berdiskusi dengan ilmuwan di salah satu perguruan tinggi terbaik di Tiongkok itu,Selasa,24 Oktober 2017

(BACA: )

Menurut XU,Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menerapkan kebijakan tegas tidak hanya ke kapal asal Tiongkok。 “Melainkan juga berlaku ke kapal asal negara lain,”ujar XU。

Lin Mei,asisten profesor di lembaga yang sama mengatakan,kerjasama dengan Indonesia adalah bagian penting dari Sabuk Jalur Sutra Maritim yang digagas Presiden Xi Jinping。

Di Universitas厦门ada 108 mahasiswa / i dari Indonesia。 Anisa Pratita Mantovani,mahasiswi asal Magelang yang tengah menempuh kuliah pasca sarjana di sini mengatakan bahwa yang membuatnya nyaman kuliah di Xiamen Xiamen karena suasana internasional。 Sekitar 50%mahasiswa berasal dari warga negara luar Tiongkok。 - Rappler.com