Membumikan mainan logam di tengah serbuan produk impor

2019-05-22 04:43:06 伊葚溽 26
2017年10月21日上午9点发布
2017年10月21日上午9:00更新

Pengrajin logam Indriyanto yang mampu bersaing dengan produk impor。 Foto oleh Fariz Fardianto / Rappler

Pengrajin logam Indriyanto yang mampu bersaing dengan produk impor。 Foto oleh Fariz Fardianto / Rappler

SEMARANG,印度尼西亚 - Cuaca terik tak menyurutkan semangat Indriyanto untuk menata barang dagangannya di pelataran Taman Budaya Raden Saleh(TBRS)三宝垄,Jawa Tengah,Jumat 20 Oktober。 Jemari tangannya tampak cekatan tatkala meraih satu persatu logam untuk ditata ulang di atas meja ruang pamer。

Logam-logam dagangannya cenderung berbeda dibanding lainnya。 Bila dilihat,logam itu sudah dibentuk sedemikian rupa hingga menyerupai robot,gantungan kunci dan aksesoris menarik lainnya。

“Semua logam ini berasal dari limbah besi elektronik yang saya kumpulkan sedikit demi sedikit dari para pengepul,”kata Iin,sapaan akrabnya,saat membuka obrolan dengan Rappler。

Iin terinspirasi mengolah logam menjadi ragam produk bernilai jual tinggi sejak 2009 silam。 Kala itu,ia tak sengaja mendapati banyak tumpukan rongsokan besi yang teronggok di dekat rumahnya。

Iseng-iseng ia membentuknya jadi miniatur mobil。 Lama-kelamaan,ia mengumpulkan potongan besi bekas untuk diolah lagi menjadi beberapa mainan untuk diberikan kepada sang anak。

“Dari miniatur mobil,saya nyari lagi logam dari besi pelat untuk dibentuk menjadi aksesoris motor,mainan kereta api,sampai sekarang Allhamdullilah saya dapat pesanan sangat banyak,”ujar pria yang tinggal di Kampung Puri Anjasmoro Tengah VI,Karangayu Semarang itu。

“Limbah logam saya pakai sebagai bahan baku karena bentuknya tipis tetapi sangat kuat,dibanding memakai baja tebal,”sambungnya。

产品lokal lebih unggul

Di sela kegiatannya mengajar ngaji anak-anak di kampungnya,Iin lambat-laun mulai menekuni produksi kerajinan logam bekas seiring meningkatnya permintaan dari para pembeli。

Iin ingin menunjukan bahwa produk lokal tetap punya daya pikat tinggi di tengah serbuan barang-barang impor yang marak di Indonesia。 Ia bahkan berani menjamim jika kerajinan logamnya berkualitas bagus。 Semua produknya juga dibuat secara手册。

“Apalagi sekarang eranya机器人.Ya,saya ingin menunjukan dong kalau mainan logam itu lebih bagus ketimbang mainan impor yang kebanyakan memakai plastik,”urainya。

Keberadaannya di pelataran TBRS双关语bertujuan menampilkan keunggulan kerajinan logam hasil karyanya。 Kebetulan pada saat bersamaan terdapat pameran bertajuk Pazzar Seni 2017 yang dihelat selama tiga hari mulai 20-22 Oktober。

Iin tak mau menyia-nyiakan acara tersebut。 Ia bergabung dengan kenalannya untuk membuka ruang pamer kerajinan logam yang kedua dalam dua tahun terakhir。

“Yang tahun kemarin kurang laku.Tahun ini harus laku semua.Karena produk saya lebih menarik,lebih unggul dan harganya terjangkau,”katanya seraya menambahkan jika sebuah produknya paling murah dibanderol Rp 20 ribu hingga termahal Rp 2 juta。

“Yang dua juta bentuk机器人Gatotkaca sudah laku dipesan turis asing saat pameran di Jakarta,”katanya。

Ia menyebut pasar logam dalam negeri masih terbuka lebar。 Ini jadi salah satu alasannya untuk bergelut di dunia kerajinan logam。 Pemesan seakan tiada henti baik dari dalam maupun luar Kota Semarang。

Ia juga terus kebanjiran命令dari luar negeri。 Belanda dan Jepang jadi dua negara langganannya。 Ia berpendapat memulai sebuah bisnis tak memulu berawal dari modal besar。 Dirinya yang punya kantong tipis bisa ikut meramaikan bisnis kerajinan logam dengan keuntungan yang menggiurkan。

“Untuk memulai sebuah bisnis,harus dilakukan atas dasar hobi dan senang atas apa yang kamu lakukan.Kerajinan logam ini sendiri saya produksi secara kontinyu sampai 5-10 hari.Ini bisa dipakai sebagai hiasan almari dan meja belajar,”tuturnya。

Diikuti 40 peserta

Sedangkan bagi Dewan Kesenian Kota Semarang(Dekase)adanya Pazaar Seni di TBRS demi menyajikan banyak kerajinan dan pertunjukan seni berkualitas terbaik。

Puluhan seniman turut dilibatkan dalam acara tersebut。 Peserta pameran tak hanya menampilkan kerajinannya namun disuguhi ajang kesenian dengan musikalitas yang rancak di panggung utama。

“Selama tiga hari Pazaar Seni digelar panggung hiburan tidak akan pernah sepi.Selalu ada pertunjukan,seperti musik keroncong,puisi,teater,”sahut Ketua Dekase,Handry TM。

Tak lupa pula,ia menampilkan berbagai loka karya unik macam seni lukis payung,ada workshop produksi keramik,kaos painting,sinematografi dan lain-lain。 “Setiap masyarakat yang ingin masuk ke dalam场地Pazaar Seni tidak akan dipungut biaya sepeser pun,”tegasnya。

-Rappler.com