Kantor Kemendagri dirusak,11 orang jadi tersangka

2019-05-22 06:32:25 侴缠莓 26
2017年10月12日下午7:12发布
2017年10月12日下午7:12更新

Kaca di bagian depan lobi gedung kantor Kemendagri pecah akibat dilempar batu oleh massa demonstran penolak hasil Pilkada Tolikara pada Rabu sore,11 Oktober。 Foto:istimewa

Kaca di bagian depan lobi gedung kantor Kemendagri pecah akibat dilempar batu oleh massa demonstran penolak hasil Pilkada Tolikara pada Rabu sore,11 Oktober。 Foto:istimewa

雅加达,印度尼西亚 - Polisi telah menetapkan 11 orang sebagai tersangka dalam kasus perusakan dan penyerangan Kantor Kementerian Dalam Negeri yang terjadi pada Rabu,11 Oktober 2017。

Ke-11 orang itu adalah bagian dari 15 yang ditangkap tak lama usai peristiwa itu terjadi。 Mereka memiliki peran yang berbeda dalam kejadian itu。 Ada yang berperan melakukan perusakan seperti perusakan pot bunga dan kaca gedung。 Ada pula yang melakukan penganiayaan terhadap pegawai Kemendagri。

“Statusnya jadi tersangka。 Sesuai dengan peran dan saksi daripada teman-temannya。 11 orang itu melakukan perusakan dan penganiayaan,“kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono,Kamis 12 Oktober 2017。

Sedangkan untuk empat orang lainnya hingga kini masih berstatus saksi saja。 Polisi belum menemukan adanya perusakan dan penganiayaan yang dilakukan mereka dalam kejadian tersebut。

“Yang 11 orang kita tahan,yang empat kita pulangkan,”ucapnya。 Akibat perbuatan itu,ke-11 orang itu terancam Pasal Pasal 170 dan 406 KUHP。

Sebelumnya diberitakan puluhan orang menyerang dan merusak Kantor Kementerian Dalam Negeri di Gambir,Jakarta Pusat,Rabu 11 Oktober 2017疮。

Menurut Kepala Polsek Metro Gambir,AKBP Ida Ketut Gahanata Krisna Rendra,sekelompok orang yang berasal dari Papua itu melakukan penyerangan sekira pukul 15.00 WIB。 -Rappler.com