HUT TNI di Aceh diwarnai aksi bela diri menegangkan

2019-05-22 04:43:08 麦制督 26
2017年10月5日下午9点42分发布
更新时间:2017年10月5日下午9:43

ATRAKSI。 Prajurit TNI memamerkan kemampuan bela diri dalam menghancurkan beton dengan tangan kosong。 Atraksi itu dipamerkan dalam HUT ke-72 TNI pada 5 Oktober。 Foto oleh Habil Razali / Rappler

ATRAKSI。 Prajurit TNI memamerkan kemampuan bela diri dalam menghancurkan beton dengan tangan kosong。 Atraksi itu dipamerkan dalam HUT ke-72 TNI pada 5 Oktober。 Foto oleh Habil Razali / Rappler

BANDA ACEH,印度尼西亚 - Alunan musik khas olah raga bela diri silat menggema saat dua prajurit Tentara Nasional Indonesia(TNI)Kodam Iskandar Muda mengambil sikap siap。 Tak lama kemudian,keduanya berlutut。 Dalam waktu bersamaan,sekelompok prajurit lain berlari memasuki lapangan lalu mendekati keduanya。

Beget tuba di belakang dua prajurit tadi,sekelompok prajurit itu langsung mengeluarkan kain hitam yang digunakan sebagai penutup mata。 Seolah tidak cukup,bagian kepala pun juga ditutup dengan menggunakan kain hitam lainnya。

Dalam mata tertutup,dua prajurit itu selanjutnya diarahkan untuk menaiki sepeda motor trail。 Satu prajurit yang duduk di belakang memegang sebilah pedang。 汽车kemudian melaku ke depan secara perlahan ke arah lapangan。

Sementara,di bagian depan,tiga orang prajurit sudah tergeletak dalam posisi telentang。 Berjarak sekitar tiga米dari prajurit,tiga buah semangka diletakkan di atas tiga tiang dengan ketinggian yang berbeda。

Terakhir,ada tiga prajurit lainnya kembali tidur dalam posisi terlentang。

马达perlahan melaju。 Prajurit di belakang sesekali menghunuskan pedangnya。 Saat ban depan mulai menginjak papan tumpuan,ribuan penonton yang memadati lapangan langsung teriak histeris。

Teriakan penonton semakin keras saat motor mulai menginjak tiga prajurit itu di bagian perut。 Motor terus melaju,kali ini prajurit duduk di belakang yang melaksanakan tugasnya。

Ia menghunuskan pedangnya ke arah semangka。 Namun motor melaju sedikit berjarak,hasilnya tidak ada satu pun buah semangka yang kena dan tepat sasaran。

ATRAKSI。 Salah satu atraksi yang menampilkan tubuh prajurit TNI dilindas dengan sepeda motor。 Foto oleh Habil Razali / Rappler

ATRAKSI。 Salah satu atraksi yang menampilkan tubuh prajurit TNI dilindas dengan sepeda motor。 Foto oleh Habil Razali / Rappler

Terakhir,motor kembali melewati tiga prajurit TNI。 Dikendarai dengan mata tertutup,motor melaju di atas perut tiga prajurit。 Beberapa warga yang tidak sanggup melihat peristiwa itu sudah lebih dulu menutup matanya。

Lantaran gagal menghunus buah semangka,maka motir berputar arah dan kembali mengulangi aksi serupa。 Tubuh tiga prajurit TNI kembali dilindas sepeda motor。

Sementara,prajurit di belakang sigap dan menghunus pedang。 Kali ini,tepat sasaran。 Ketiga buah semangka terbelah。

Terakhir,motor kembali melindas bagian perut tiga prajurit。 Setelah melewati semua rintangan,kain penutup mata pun dibuka dan disambut riuh tepuk tangan warga yang menonton。

Begitulah salah satu atraksi yang ditampilkan oleh prajurit TNI Kodam Iskandar Muda Aceh saat parade peringatan HUT 72 tahun TNI di Lapangan Blang Padang,Banda Aceh,Aceh pada Kamis,5 Oktober。 Selain mengendarai motor dengan mata tertutup,prajurit TNI juga menampilkan atraksi lainnya。 Misalnya,melewati rintangan ban api,memecahkan susunan es balok,memecahkan batu di perut dan kepala。

Semua atraksi bela diri silat itu diperagakan oleh sebanyak 1.200 prajurit dari TNI Angkatan Darat,Laut dan Udara Kodam Iskandar Muda。

Sebelum upacara dimulai mereka juga menampilkan drama kolosal Pahlawan Aceh Teuku Umar saat melawan penjajah Belanda。 Ribuan warga yang tertarik melihat penampilan prajurit TNI sudah memadati lapangan Blang Padang sejak pagi。

Pada tahun ini,peringatan HUT TNI mengambil tema'Bersama Rakyat,TNI Kuat',karena kemerdekaan Indonesia diperjuangkan bersama-sama rakyat。

“Karena Indonesia merdeka bukan diberi,tapi direbut oleh rakyat。 Ketika itu memang TNI belum ada,“kata Kasdam Iskandar Muda,Brigadir Jenderal TNI Achmad Daniel Chardin kepada wartawan di Blang Padang。

Setelah Indonesia merdeka,kata Daniel,rakyat yang berjuang merebut kemerdekaan itu,yang terlatih,kemudian diorganisir menjadi TNI。 Upacara peringatan HUT TNI merupakan wujud laporan pertanggungjawaban tentara kepada rakyat。

“Supaya rakyat tahu,bahwa kita tetap berbenah diri,melatih dan menjaga kemampuan,”kata dia。

Sementara,warga yang memadati lapangan Blang Padang mengaku tertarik untuk menyaksikan penampilan prajurit TNI。 Novi Alfionita merupakan satu di antaranya。 Ia ikut hadir sambil melihat penampilan anggota keluarganya yang ikut beratraksi。

“Sejak pagi saya sudah di sini.Seepupu ikut beratraksi juga,”ujar Novi。

Selain itu,daya tarik lainnya terletak pada stand-stand yang memamerkan alutsista TNI。 - Rappler.com