Menang di praperadilan,Novanto tetap dicekal KPK sampai,2018年4月

2019-05-22 02:50:10 钦铠 26
2017年10月3日下午12:14发布
更新时间:2017年10月3日下午12点24分

海报SETYA NOVANTO。 Peserta aksi yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi membawa海报bergambar Ketua DPR Setya Novanto ketika melakukan aksi di depan Gedung KPK,Jakarta,Kamis,9月14日。 Foto oleh Wahyu Putro A / ANTARA

海报SETYA NOVANTO。 Peserta aksi yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi membawa海报bergambar Ketua DPR Setya Novanto ketika melakukan aksi di depan Gedung KPK,Jakarta,Kamis,9月14日。 Foto oleh Wahyu Putro A / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Walau menang di praperadilan,Ketua Dewan Perwakilan Rakyat(DPR)Setya Novanto tidak bisa bergerak bebas。

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Agung Sampurno mengatakan di Jakarta pada Selasa,3 Oktober 2017,pihaknya telah menerima surat dari Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)tentang perpanjangan pencegahan dan tangkal untuk Novanto sampai April 2018。

“Kemarin,2 Oktober 2017 ada surat dari KPK yang ditandatangani oleh Ketua KPK,isinya pencegahan pelarangan ke luar negeri atas nama Pak SN untuk kasus pengadaan KTP Elektronik,”kata Agung。

Pada 2017年4月10日,KPK mengirim surat dengan isi sama kepada Direktorat Jenderal Imigrasi。 Pencekalan pertama akan berakhir pada 10 Oktober。

Ketua umum Partai Golkar itu dicegah tangkal ke luar negeri dalam kapasitasnya sebaga saksi proyek KTP Elektronik。

Hakim tunggal Pengadilan Negeri雅加达Selatan Cepi Iskandar yang mengabulkan gugatan praperadilan Setya Novanto pada pada 29九月201 dan menyatakan penetapannya Novanto sebagai tersangka tidak sesuai prosedur。

KPK sedang mempertimbangkan untuk mengeluarkan lagi surat perintah penyidikan(sprindik)untuk Novanto。

KPK sudah menetapkan enam tersangka dalam kasus KTP Elektronik,yang terbaru adalah Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo yang diumumkan pada 2017年9月27日。

Anang Sugiana Sudihardjo diduga dilakukan bersama-sama dengan Setya Novanto,Andi Agusitnus别名Andi Narogong,Irman,serta Sugiharto dan kawan-kawan。 Anang S Sudihardjo diduga berperan dalam penyerahan uang terhadap Setya Novanto dan sejumlah anggota DPR RI melalui Andi Agustinus别名Andi Narogong terkait dengan proyek KTP-e。

KPK menduga Anang membantu penyediaan uang tambahan untuk bantuan hukum Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri sebesar Rp2 miliar dan kebutuhan lainnya terkait dengan proses proyek KTP-e serta menyiapkan uang sejumlah 500 ribu dolar AS dan Rp1 miliar untuk diserahkan kepada anggota Komisi II DPR Miryam S Haryani。 - 安塔拉