Polisi jadi目标teroris JAD di Cirebon,bukan Jokowi

2019-05-22 03:02:18 陶嶷撇 26
发布时间:2017年9月19日下午8:03
2017年9月19日下午8:03更新

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto(kanan)didampingi Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Pol Martinus Sitompu(kiri)menunjukkan barang bukti serpihan bom Kampung Melayu di Mabes Polri,Jakarta,Kamis(25/5)。 Foto oleh Reno Esnir / ANTARA

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto(kanan)didampingi Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Pol Martinus Sitompu(kiri)menunjukkan barang bukti serpihan bom Kampung Melayu di Mabes Polri,Jakarta,Kamis(25/5)。 Foto oleh Reno Esnir / ANTARA

BANDUNG,印度尼西亚 - Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto memastikan目标penyerangan,IM,tersangka teroris di Cirebon adalah polisi,bukan Presiden Joko“Jokowi”Widodo。 Pernyataan itu disampaikan Agung setelah penyidik memeriksa pelaku secara intensif。

Agung membenarkan pelaku ditangkap di sekitar Bandara Cakrabuwana Penggung,Kota Cirebon,lokasi pendaratan presiden untuk menghadiri penutupan Festival Keraton Nusantara,pada Senin,2017年9月18日.Namun pelaku berada di sekitar ring 2 dan ring 3,yang cukup jauh dari ring 1,tempat para VVIP berada。

“Ndak(bukan menyerang presiden),dia mau menyerang polisi。 Tersangka berada di antara ring 2,ring 3,bukan di kawasan bandara tapi di luar bandara,“kata Agung kepada wartawan di Mapolda Jabar,Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung,Selasa 2017年9月19日。

Dari hasil pemeriksaan,kata agung,tersangka diketahui merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah(JAD)yang memang menjadikan polisi sebagai salah satu targetnya。 Saat ditangkap,polisi menemukan surat berisi ajakan berjihad dan beberapa jenis senjata,yakni dua sangkur,air softgun yang dibawa tersangka dalam tas ranselnya。 Selain itu,ditemukan pula 5 buah bom molotov yang siap dil​​edakkan。

“Kita temukan 5 bom molotov yang sudah diisi dengan bensin dan sumbu。 Jadi siap digunakan。 Sasarannya untuk petugas yang membawa senjata。 Intinya mau merebut senjata,syukur-syukur dapat senjata laras panjang,“ungkap Agung。

Agung belum bisa memastikan akan digunakan menyerang siapa,jika senjata api polisi berhasil direbut pelaku。 Mantan Kapolda Sumatera Selatan ini memperkirakan tersangka akan menyerang polisi dengan senjata api rampasannya itu。 Apalagi,di sekitar kawasan bandara banyak polisi yang bertugas mengamankan kedatangan RI 1。

“雅嘎tahu mau menyerang siapa。 Tapi targetnya mau nyerang polisi,“kata Agung。

Saat ini pelaku ditahan di Mapolres Cirebon Kota,namun kasusnya akan segera diambil alih Densus 88 Antiteror Mabes Polri。

Pelaku pemain lama JAD

Tersangka teroris,IM merupakan pemain lama kelompok teroris JAD Majalengka。 Pria berusia 31 tahun itu juga terkait dengan JAD Ciamis dimana pentolannya,almarhum Fauzan Al Anshori telah membai'at semua anggotanya termasuk beberapa pelaku bom Thamrin Jakarta akhir tahun lalu。 Kelompok ini juga terkait dengan bom gagal meledak di mobil TVOne yang terparkir di depan Pendopo Wali Kota Bandung,saat pergantian malam tahun baru 2015。

“Ini keterkaitan mereka semuanya,termasuk pembunuhan anggota Polri di Cikokol Tangerang terkait dengan jaringan ini。 Kita masih dalami,ini pemain lama semuanya,“beber Kabidhumas Polda Jabar,Kombes Polisi Yusri Yunus di Mapolda Jabar,Selasa。

Tertangkapnya IM akan menjadi jalan bagi polisi untuk mengungkap sejauh mana keterlibatan kelompok teroris tersebut dan juga tujuan aksi-aksi teror yang mereka lakukan。 Tidak terkecuali,aksi“Lone Wolf”yang dilakukan IM,Senin kemarin。

“Tapi ini sedang kita dalami,sampai sejauh mana dan apa tujuannya。 Memang sasaran awalnya adalah petugas kepolisian yang berjaga untuk mengamankan kegiatan festival di Cirebon,“ungkap Yusri。 - Rappler.com