Pelaku penghina Iriana mengaku benci terhadap rezim Jokowi

2019-05-22 14:10:27 夹谷铳亲 26
发布时间:2017年9月13日上午10:02
更新时间:2017年9月13日上午10:58

UJARAN KEBENCIAN。 Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto(tengah)memberikan keterangan terkait penangkapan pelaku dugaan penyebaran ujaran kebencian terhadap Iriana Joko Widodo berinisial DI di Mapolrestabes Bandung,Jawa Barat,Selasa,9月12日。 Foto oleh Agus Bebeng / ANTARA

UJARAN KEBENCIAN。 Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto(tengah)memberikan keterangan terkait penangkapan pelaku dugaan penyebaran ujaran kebencian terhadap Iriana Joko Widodo berinisial DI di Mapolrestabes Bandung,Jawa Barat,Selasa,9月12日。 Foto oleh Agus Bebeng / ANTARA

BANDUNG,印度尼西亚 - Pelaku penghina Ibu Negara Iriana Jokowi berinisial DI mengaku jika ia membenci rezim pemerintahan Presiden Joko“Jokowi”Widodo。 Ia juga mengaku kepada polisi sengaja melakukan penghinaan untuk membuat gaduh。

Hal itu diungkap oleh Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M. Yoris Maulana di Mapolrestabes Bandung pada Selasa,9月12日。 Personel polisi berhasil menangkap DI di kota Palembang pada Senin malam,9月11日。

DI diketahui merupakan seorang mahasiswa。 Ia mengunggah照片Iriana yang mengenakan jilbab di akun instagramnya dengan nama warga_biasa。 Di dalam照片Iriana yan telah diedit itu,turut dimasukan kata-kata penghinaan。 Tidak hanya menghina Iriana,DI juga menuliskan kata-kata dengan nada serupa kepada mantan Gubernur DKI itu。

“Ada foto Ibu jokowi,ada Bapak Jokowi dengan kata-kata yang tidak pantas,”ujar Yoris kemarin。

Penangkapan DI berkat keterangan teman tersangka berinisial DW yang awalnya diduga sebagai pelaku。 Namun akhirnya DW dibebaskan karena tidak terbukti melakukan penghinaan。

Kepada polisi,DI mengakui akun warga_biasa memang miliknya。 Saat foto yang ia unggah menjadi perbincangan di dunia maya,akun tersebut kemudian dimatikan。

Berdasarkan pemeriksaan sementara,Yoris mengatakan,tersangka tidak terkait dengan kelompok manapun。 Namun Yoris membenarkan di kediaman tersangka ditemukan bendera,pin,dan gantungan kunci berlogo Hizbut Tahrir Indonesia。

“Apakah ini ada kaitan dengan HTI atau bukan,akan kami dalami。 Yang jelas penyidikan dan penyelidikan awal mengarah ke satu postingan ini(penghinaan terhadap Iriana)untuk memenuhi alat bukti,“kata dia。

Saat ini,DI ditahan di ruang tahanan Mapolrestabes Bandung。 - Rappler.com