Dana santunan untuk korban jatuhnya crane di Masjidil Haram segera cair

2019-05-22 03:47:20 鄂馑 26
2017年8月29日下午1:34发布
2017年8月29日下午1:34更新

CRANE JATUH。 Suasana di dalam Masjidil Haram setelah起重机jatuh,2015年9月11日.Dua orang印度尼西亚meninggal dunia dalam kecelakaan ini。 Foto oleh AFP / SPA

CRANE JATUH。 Suasana di dalam Masjidil Haram setelah起重机jatuh,2015年9月11日.Dua orang印度尼西亚meninggal dunia dalam kecelakaan ini。 Foto oleh AFP / SPA

雅加达,印度尼西亚 - Dana santunan bagi jamaah haji印度尼西亚yang menjadi korban dalam jatuhnya起重机di Komplek Masjidil Haram pada musim haji 2015 akan segera dicairkan Pemerintah阿拉伯沙特阿拉伯。 Uang santunan segera dikirim。

Kepastian cairnya dana santunan ini disampaikan Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegabriel。 Agus mengatkan dirinya telah menerima nota diplomatik yang menyatakan tim verifikasi Arab Saudi telah menentukan siapa saja yang mendapat santunan dari Raja Salman Abdulaziz Al-Saud。

“Karena sifatnya sangat segera,maka kita akan lakukan sangat segera juga.Alhamadulillah,kabar gembira itu langsung saya sampaikan di sini.Sejak saya datang,selalu melakukan diplomasi terkait masalah ini,”kata Agus seperti dikutip dari laman resmi Kementrian Agama,Senin malam, 28 Agustus 2017

Seperti diketahui insiden jatuhnya起重机di Masjidil Haram terjadi pada Jumat,2015年9月11日,pada saat musim haji 1436H / 2015M。 Akibat insiden ini,sejumlah jemaah haji wafat dan mengalami luka,termasuk jemaah haji asal Indonesia。 Saat itu Pemerintah阿拉伯沙特menyatakan akan memberikan santunan kepada para korban。

Baca:

Korban meninggal dan korban cacat akan menerima santunan sebesar 1juta SAR atau sekitar Rp3,5 miliar,sedang korban luka berat dan luka ringan akan mendapat santunan 500ribu SAR atau Rp1,75 miliar。

Agus mengatakan penetapan penerima dana santunan memang memakan waktu yang lama,hingga dua tahun setelah kejadian。 Hal ini lantaran banyaknya nama yang sebenarnya bukan korban crane turut meminta santunan。 -dengan laporan ANTARA / Rappler.com